STRATEGI
KOPIKO DALAM ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0
Oleh : Muhammad Triantono
1.
Globlasisasi/ pasar bebas.
Globalisasi adalah
tersebar luasnya pengaruh ilmu pengetahuan dan kebudayaan yang ada di setiap
penjuru dunia ke penjuru dunia yang lain sehingga tidak jelas lagi batas-batas
yang jelas dari suatu negara. pasar bebas merupakan
perdagangan yang tidak diatur oleh otoritas yang memaksa seperti pemerintah.
Dalam pasar bebas, pajak serta bea cukai barang yang masuk atau keluar dari
suatu negara biasanya akan dihapuskan. Bagi Indonesia, proses globalisasi telah
begitu terasa sekali sejak awal dilaksanakan pembangunan. Dengan kembalinya
tenaga ahli Indonesia yang menjalankan studi di luar negeri dan datangnya
tenaga ahli (konsultan) dari negara asing, proses globalisasi yang berupa
pemikiran atau sistem nilai kehidupan mulai diadopsi dan dilaksanakan sesuai
dengan kondisi di Indonesia.Globalisasi secara fisik ditandai dengan
perkembangan kota-kota yang menjadi bagian dari jaringan kota dunia. Hal ini
dapat dilihat dari infrastruktur telekomunikasi, jaringan transportasi,
perusahaan-perusahaan berskala internasional serta cabang-cabangnya.
2.
Keunggulan bersaing setiap
negara.
Dalam memasuki pasar
internasional kopiko dapat bersaing dengan caranya sendiri perusahaan mengolah
Kopiko dengan benar-benar dari ekstrak biji kopi asli, karena Mayora sendiri
sudah memiliki pabrik pengolahan kopi sendiri, yaitu PT Torabika Eka Semesta.
Hal itulah yang menyebabkan kualitas Kopiko lebih unggul sehingga Kopiko dapat
melempangkan jalan ke banyak negara. Mayora juga melengkapi dirinya dengan tim
riset yang handal. Tim riset inilah yang mencocokan produk Mayora dengan
keinginan pasar. Khusus untuk permen kopi, selera pasar lokal dan internasional
tidak jauh berbeda, sehingga tidak susah bagi Mayora untuk dapat mengenalkan
Kopiko di mancanegara.
Keunggulan lainnya, yaitu Mayora
juga sudah bekerjasama dengan distributor di beberapa negara, seperti di Arab
Saudi. Mayora telah bekerkasama resto-resto besar sebagai distributor, dimana
bagi tamu yang datang dan memesan kopi akan mendapatkan juga Kopiko. Selain
itu, Mayora juga memiliki kantor pemasaran disejumlah negara. Antara lain
Malaysia, Thailand, Filipina, Jerman, dan Polandia. Keberadaan pabrik Mayora di
Thailand dengan bendera PT Inbisco Niaga juga menjadi pendukung ekspansi Kopiko
di pasar ekspor. Lewat pabrik di sanalah, Mayora mampu menembus pasar di
Amerika Serikat. karena hingga kini, pasar luar negeri masih mengganggap
sebelah mata produk Indonesia. Padahal, produk-produk Mayora yang dibuat di
Indonesia sudah memiliki berbagai sertifikat yang diakui oleh dunia
internasional. Namun, citra buruk terhadap kualitas produk Indonesia sudah
telanjur melekat di benak mereka. Ini menjadikan Mayora harus mengatur
strategi. Akhirnya, mereka memutuskan mengekspor Kopiko dari Thailand. Selain
itu, Mayora juga membuka pusat pengemasan Kopiko dan beberapa produk mereka di
Australia.
3.
Strategi masuk pasar asing.
Strategi pemasaran yang dilakukan
oleh PT Mayora Indah Tbk (Kopiko) dalam memasarkan produknya secara global,
yaitu dengan tetap menjaga kualitas asli dari rasa permen kopi itu sendiri
tanpa mengubahnya sedikit pun hingga saat ini, sehingga produk Kopiko tetap
dikenal dan menjadi produk permen kopi yang banyak diminati. Dengan telah
dilakukannya kerjasama dengan berbagai negara, menjadi salah satu hal yang juga
dapat membuat Kopiko makin dikenal di mancanegara. Inovasi yang terus dilakukan, juga membuat
Kopiko memiliki banyak varian rasa dan membuat konsumen lokal maupun
internasional tidak merasa bosan dengan produk tersebut.
Walaupun sudah menjadi permen
kopi yang dikenal, Kopiko tetap melakukan promosi melalui iklan di televisi
dengan tema iklan yang berbeda. Hal tersebut juga menjadi salah satu yang
membuat Kopiko tetap diingat dan terkenal di berbagai negara, seperti mudahnya
produk permen kopi ini ditemukan dibanyak toko swalayan diberbagai negara,
antara lain ada di negara Belanda, Jerman, Australia, Thailand, Malaysia,
Filipina, Meksiko, Arab Saudi, Polandia, Tiongkok dan bahkan sampai Afrika
Selatan.
4.
Tujuan Perusahaan melakukan
ekspansi bisnis.
·
Untuk
memasuki akses terhadap pelanggang-pelanggang baru, dengan alasan bahwa
ekspansi ke dalam pasar dunia akan memberi potensi untuk meningkatkan
pendapatan, laba dan pertumbuhan jangka panjang, dan dapat menjadi
perusahaan domestik yang mapan.
·
Untuk
mencapai biaya rendah dan dan meningkatkan daya saing perusahaan. Banyak
perusahaan melakukan perluasan usaha karena pasar domestik dan industri mereka
sudah terbatas, sehingga dengan demikian pada hakekatnya meningkatkan daya
saing- perusahaan.
·
Untuk
mengkapitalisasi kompetensi utamanya. Sebuah perusahaan dapat memperluas
kompetensi dan kapabilitasnya untuk posisi memperoleh keuntungan kompetetif
dalam pasar luar negeri seperti pada pasar domestik.
·
Untuk
menyebar atau membagi risiko bisnisnya melalui perluasan pasar yang telah ada.
5.
Periklanan Standar Internasional.
international
advertising atau
iklan internasional adalah iklan ditujukan untuk untuk audiens di lebih dari satu
negara. Jenis iklan ini sangat kompleks karena melibatkan beragam
audiens. periklanan internasional merupakan proses komunikasi yang terjadi
dalam berbagai budaya yang berbeda dalam hal nilai, gaya komunikasi, dan pola
konsumsi. Ini melibatkan pengiklan dan agen periklanan yang bervariasi antar
perusahaan. Contoh : iklan yang dilakukan Kopiko dengan bekerja sama
dengan perusahaan tvN (Total Variety Network) adalah saluran hiburan umum Korea Selatan
yang dimiliki oleh CJ E&M, yang tersedia pada kabel, SkyLife, dan platform
IPTV. Yaitu Baru-baru ini, banyak pecinta Drama yang tengah menikmati drama Vincenzo, yang dibintangi oleh
Song Joong Ki Yang menarik dari drama ini adalah kemunculan produk asing
sebagai PPL (Product Placement),
salah satunya produk permen Kopiko asal Indonesia.sehingga dapat disimpulkan
dengan adanya iklan tersebut kopiko tau akan promosi menggunakan iklan tersebut
akan menghasilkan banyak keuntungan karena iklan tersebut di perankan oleh
bintang yang banyak digemari oleh banyak masyarakat berbagai negara.
6.
Strategi untuk masuk pasar
internasional.
Kopiko tidak sekalipun berubah
dan Mayora tidak memunculkan produk atau brand permen lain, sehingga loyalitas
konsumen kopiko tertanam kuat. Dengan strategi yang seperti itu, perusahaan
permen lainnya sulit untuk mengikutinya, kecuali mereka mampu membuat promosi
yang lebih agresif seperti yang dilakukan Kopiko.
1. Pertama, mengganti mesin-mesin produksi
permen Kopiko dengan yang lebih besar dan lebih modern. Dimana sampai saat ini,
Mayora telah membeli mesin-mesinnya dari Jerman dan penggantian mesin itu juga
merupakan salah satu bentuk upaya efesiensi Kopiko.
2. Kedua, melakukan inovasi. Awal tahun 2010,
Mayora mengeluarkan varian baru, yakni Kopiko Brown Coffe. Kemunculan varian
baru ini, terinspirasi oleh sebuah brand kopi yang sudah mendunia. Dengan gula
aren sebagai pemanis permen, Kopiko baru seberat 25 gram yang dijajakan Rp
1.000 per saset ini diharapkan mampu memikat lidah pasar internasional. Sebab,
permen ini aman bagi kesehatan. Produk baru ini sekarang sudah diekspor ke
Malaysia serta beberapa negara di Asia. Mayora menjajakan permen baru ini
dengan harga cukup premium karena produk ini menggunakan gula lokal. Tata niaga
gula yang rumit menjadikan harga gula di dalam negeri lebih mahal ketimbang
pasar internasional.
3. Ketiga, untuk mempertahankan pasar lokal
dan internasional, Mayora juga akan terus melakukan promosi below the line
maupun above the line, seperti iklan melalui media elektronik, media cetak, dan
billboard.
4. Mayora juga terus melakukan ekspansi.
Salah satu caranya, yaitu Mayora akan mengakuisisi perusahaan makanan dan
minuman. Tujuan akhirnya, dengan serangkaian aksi itu, Mayora ingin menjadi
raja ritel, baik di dalam negeri maupun di pasar internasional.
7.
Keberhasilan produk/perusahaan
Indonesia dalam menaklukan pasar internasional.
Hadirnya pasar global sangat
mempengaruhi pertumbuhan ekonomi pada suatu masyarakat, untuk itu hal tersebut
harus terus dikembangkan untuk mencegah adanya ancaman perekonomian masyarakat.
Suatu perusahaan akan dapat menaklukan pasar internasional apabila menerapkan
factor berikut :
·
Perbaikan Komunikasi dan Transportasi
Hadirnya perbaikan dalam hal komunikasi serta transportasi akan mampu memudahkan setiap pengusaha untuk mengatur seluruh urusan pengiriman produk antar negara. Adanya perbaikan transportasi juga mampu mempermudah masyarakat untuk bisa bepergian ke negara lain.
·
Kualitas
Salah satu bentuk persaingan yang ketat dalam dunia bisnis adalah kualitas produk. Untuk itu, setiap pengusaha akan dituntut untuk selalu mampu meningkatkan kualitas produknya agar tidak tertinggal dalam dunia bisnis. Setiap pengusaha tersebut harus segera memperbaiki produknya agar tidak mampu disaingi ataupun ditiru oleh pengusaha lainnya.
·
Teknologi
Teknologi akan berperan penting sebagai suatu sarana dalam menyediakan berbagai peralatan atau barang yang diperlukan dalam pemasaran global. Hal ini berguna untuk memberikan kenyamanan dan kelangsungan hidup antar umat manusia. Pemanfaatan teknologi di dalamnya bisa diawali dengan sumber daya alam yang diubah menjadi suatu alat yang sederhana dan mampu membantu aktivitas manusia.
· Teknologi adalah suatu faktor pendorong pemasaran global yang memiliki sifat universal dan tidak ada batasan untuk tiap negara ataupun tiap budaya. Ketika suatu teknologi sudah dikembangkan dan mampu menghasilkan suatu produk, maka produk tersebut nantinya akan tersedia di seluruh negara, contoh sederhana dari teknologi yang mampu meningkatkan pemasaran global adalah jaringan internet.
·
Biaya Pengembangan Produk
Biaya pengenmbangan produk adalah suatu kontraksi penting untuk bisa memasuki pasar global yang nantinya akan sangat membutuhkan sejumlah dana atau investasi. Dana yang diperlukan itu nantinya bisa sangat besar dengan kurun waktu pengembangan yang cukup lama.
·
Perjanjian Ekonomi Regional
Kehadiran perjanjian ekonomi multilateral mampu mempercepat berbagai langkah dalam mengembangkan dan meningkatkan pemasaran global. Pada dasarnya, perjanjian multilateral adalah suatu perjanjian dagang yang dikerjakan oleh beberapa negara besar. Beberapa contoh perjanjian ekonomi regional adalah NAFTA, GATT, dan MEA.
·
Perkembangan Ekonomi Dunia
Perkembangan
ekonomi dunia adalah salah satu faktor yang sangat mempengaruhi pemasaran
global. Kenapa? Karena perkembangan ekonomi dunia mampu melahirkan peluang
usaha yang mampu mendukung sebuah perusahaan untuk bisa berkembang secara
global, dan juga mampu mengurangi perusahaan asing yang masuk atau ikut campur
ke dalam perekonomian lokal.

inzaghi makan kopiko juga g ya ...
BalasHapusduel sama toyota saya?
BalasHapus